Juli 26, 2024

Tentang Habit Baik Selama Pemilu Hexagon City 2024 (Jurnal Pemilu - Kelas Bunda Produktif Batch 4)


Selamat sore~

Jurnal minggu ini cukup membuat shick-shak-shock karena terus berubah-ubah tentang apa saja yang harus dilaporkan, media yang digunakan, template apa saja yang harus di-upload, dan lain-lainnya.

Baiklah, mari berusaha untuk selalu siap dengan ritme yang ada di Kelas Bunda Produktif Batch 4 ini. Akhirnya, per Jumat siang ini ada pengumuman terbaru bahwa jurnal yang menceritakan tentang habit baik semasa pemilu Hexagon City bisa disubmit melalui link g-form yang baru saja diberikan oleh Tim Formula.

Syukurlaah, saya gak terburu-buru submit di Mayar.. Kan repot, ya, kalau terlanjur submit sementara ada perubahan aturan. Here we go, mari membahas tentang gegap gempita Pemilu di Hexagon City~

Throwback ke satu bulan sebelumnya, saya memutuskan untuk bergabung jadi tim suksesnya Calon Walikota No. 1 yaitu Ka Ila Sangaji. Sejak awal, saya termasuk yang mendukung Kak Ila saat doi menyampaikan ingin coba playground sebagai City Leader.

Gak lama sejak memutuskan untuk menjadi Timses-nya Ka Ila, rupanya saya pun dilamar untuk menjadi bagian dari tim suksesnya Teh Elin--yang sekarang jadi Walikota, uhuk... Mungkin karena kami sama-sama dari regional Bandung dan kami sudah kenal sejak 2017 saat event RB Literasi, jadi Teh Elin kepikiran untuk melamar saya.

Tentu sebuah kehormatan bagi saya karena bisa dipercaya oleh Teh Elin untuk menjadi bagian dari tim kampanye-nya. Sayangnya, saya sudah lebih dulu memutuskan untuk jadi Timses-nya Kak Ila jadi saya sampaikan kepada Teh Elin bahwa saya sudah jadi Timses Kandidat No. 1 serta berdoa yang yang terbaik untuk kelancaran kampanyenya Teh Elin.

Qadarullah wal hamdulillah, ternyata yang akhirnya menjadi Walikota Hexagon City 2024-2025 adalah Teh Elin Herawati dari CH Sisterbee Cluster 115WellCare dan dari regional Bandung. Saya ikut bahagia dan mendoakan yang terbaik buat Teh Elin. 😍

Bagi saya pribadi, siapapun yang menjadi walikotanya pasti akan ikut mendukung sepenuh hati segala bentuk program acara yang nantinya akan disajikan untuk para Hexagonia. Semangat terus Teh Elin, Teteh Walikota Tersayang yang selalu tersenyum kapanpun dan dimanapun~

Walikota Hexagon City 2024-2025


Habit Baik Selama Pemilu Hexagon City 2024

Masa kampanye rupanya masa yang paling hectic buat para kandidat dan Timses-nya. Gimana gak hectic, masa kampanye hanya berlangsung seminggu dan apa pun yang terjadi kami sebagai timses harus siap lembur demi keberlangsungan kampanye kandidat kami.

Saya ambil peran sebagai Tim Canva dan Editing Video. Sok-sok-an banget emang ambil dua peran ini, padahal skill desain dan editing video masih secuil, wkwk. 

Gegara itu, jadi makin sibuklah masa kampanye ini karena ternyata di Tim Canva itu hanya dua orang, yaitu saya dan Mbak Inaya dari CH 8 Artistry Avenue. Sedangkan di Tim Editing Video ternyata hanya saya aja, wkwk. 

Shick shak shock pada mulanya tapi saya gak bisa mundur. Udah, jalanin ajalah pokoknya.. walaupun sambil jungkir balik juga. Hahaha. 

Timses Kak ILa Sangaji

Masa kampanye itu adalah minggu yang berat buat saya pribadi apalagi di awal masa kampanye rupanya Mbak Inaya belum bisa banyak bantu karena anak-anaknya sedang demam. Jadilah saya 'pasang badan' untuk langsung meracik desain-desain yang dibutuhkan.

Masa kampanye berlangsung dari tanggal 19-28 Juni 2024. Selama rentang waktu tersebut, berikut ini adalah habit yang sudah saya lakukan sebagai Tim Kreatif dengan tugas utama mendesain dan mengedit video kampanye kak Ila---Kandidat Walikota No. 1, yaitu:

  • Tanggal 20-06-2024 : Berhasil membuat desain visi-misi dan CV untuk Cawalkot No. 1
  • Tanggal 21-06-2024 : Berhasil mendesain e-flyer kampanye untuk blusukan ke setiap Cluster
  • Tanggal 22-06-2024 : Berhasil mengedit satu video reels Ajakan Memilih Kak Ila dari Mahasiswi Bunpro Batch #4
  • Tanggal 23-06-2024 : Berhasil mengedit satu video reels Ajakan Memilih Kak Ila dari Mahasiswi Bunpro Batch #1 dan #2
  • Tanggal 24-06-2024 : Berhasil mengedit video kampanye untuk publish di YouTube 
  • Tanggal 25-06-2024 : Berhasil menulis dua konten artikel kampanye untuk publish di g-site
  • Tanggal 26-06-2024 : Berhasil mengedit video ajakan memilih untuk publish di FBG
  • Tanggal 27-06-2024 : Berhasil membantu Tim Kreatif untuk mengedit ulang konten jingle. Tadinya konten ini disiapkan oleh Kak Inaya dan Kak Rara untuk konten Hexa Radio, namun ternyata MarCom Hexagon City mengabarkan bahwa sedang ada kendala di Hexa Radio sehingga konten yang sudah masuk akan dialihkan ke IG Reel. 

Walaupun ini gak mudah dan tentu belum sempurna, saya benar-benar bersyukur bisa push to the limit diri saya untuk menghasilkan konten setiap harinya. Tadinya gak expect juga, masih bisa sempet nulis artikel tentang Kak Ila juga, wkwk. Sungguh di luar nurul sebenarnya tapi ternyata saya bisa, yaa...

Oh iya, kalau mau mampir-mampir di konten-konten kampanye yang rilis di medsos-nya Hexagon City, boleh mampir di sini, nih:


Setelah masa kampanye berakhir, tibalah masa tenang selama dua hari dan setelah itu di tanggal 1-2 Juli 2024 saatnya kami para warga Hexagon City datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos. 

Saya mencoblos di tanggal 1 Juli 2024 sekitar jam 8 atau jam 9 pagi kalo gak salah dan tentu saja mencoblos yang pasti-pasti aja, yaitu Kak Ila Sangaji. 

Begitulah serba serbi jurnal minggu ini. Senang sekali bisa bermain bersama Timses #1LAvyuForHexagonCity dan berkolaborasi bersama. Ini akan menjadi pengalaman tak terlupakan. Sampai jumpa lagi di jurnal berikutnya

Bukti sudah mencoblos
Continue reading Tentang Habit Baik Selama Pemilu Hexagon City 2024 (Jurnal Pemilu - Kelas Bunda Produktif Batch 4)

Juli 18, 2024

Menentukan Karakter Kinerja dan Diskusi bersama Co-Housing Team (Jurnal 4 - Kelas Bunda Produktif Batch 4)


Perkuliahan Bunda Produktif kembali dimulai. Hari senin jam 14.00 WIB sudah disambut dengan materi perkuliahan dari Kadek Elva yang bisa diakses melalui mayar.id. Materi berupa video harus kami selesaikan sebelum tiba esok hari saat sesi QnA melalui zoom meeting.

Sayang banget kalau engga menyempatkan waktu untuk menonton materinya dan kalau ada yang tidak mengerti bisa langsung mengajukan pertanyaan melalui gform yang sudah tersedia sehingga di hari Selasa bisa langsung dijawab oleh Kadek.

Kalaupun tidak sempat bertanya melalui gform, biasanya nanti saat zoom meeting akan dibuka kembali sesi tanya jawabnya. Seringnya sih, untuk CnC mengenai jurnal yang akan kami kerjakan di minggu ini.

Jadi, kalau saya pribadi wajib hukumnya mantengin materi dan zoompa dengan Kadek agar tidak tersesat dalam pengerjaan jurnalnya. Kecuali, kalau memang sedang dalam kondisi tertentu, ya.


Review Materi Zona Karakter: Mau Melatih Karakter Apa, Nih?

Materi tentang karakter ini sebenarnya sudah kami dapatkan dalam Playbook Hexagonia saat pertama kali menginjakkan kaki di Hexagin City. Materi ini kembali diulas oleh Kadek berkaitan dengan akan berlangsungnya project passion di setiap Co-House.

Hexagonia diajak untuk mengenal berbagai karakter moral dan kinerja yang nantinya akan memberikan impact dalam kelancaran sebuah proyek. Karakter moral yang harus dimiliki oleh Hexagonia adalah:

  1. Moral Knowing, yaitu pengetahuan tentang moral
  2. Moral Feelingyaitu perasaan tentang moral
  3. Moral Actionyaitu segala macam contoh perbuatan moral
Sedangkan, karakter kinerja terdiri dari:
  1. Alertness, yaitu kewaspadaan, menyadari apa yang terjadi di sekitar saya sehingga saya dapat memiliki respon yang tepat.
  2. Attentiveness, yaitu perhatian, menunjukkan nilai seseorang atau tugas dengan memberikan konsentrasi penuh yang saya miliki.
  3. Benevolence, yaitu kebajikan, memberikan kebutuhan dasar kepada orang lain tanpa harus memiliki motif pribadi.
  4. Boldness, yaitu keberanian, keyakinan untuk mengatakan atau melakukan, apa yang baik, benar dan manfaat.
  5. Compassion, yaitu welas asih menginvestasikan apa pun yang diperlukan untuk menyembuhkan orang yang terluka.
  6. Diligence, yaitu ketekunan, menginvestasikan seluruh energi saya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan kepada saya.
  7. Endurance, yaitu daya tahan, kekuatan batin untuk menahan stres dan melakukan yang terbaik, dll.
Setiap karakter moral dan kinerja ini akan diasah dalam perjalanan kami sebagai mahasiswi Bunda Produktif. Terutama dalam menyelesaikan project passion yang sudah disepakati bersama di Co-Housing BAKATUWA .


Proses Diksusi Jurnal Zona Karakter bersama Kakatuwa


Jurnal CH BAKATUWA (Kepenulisan)

Setelah materi, terbitlah jurnal. Inilah saatnya para mahasiswa mulai sibuk colek tetangga kanan-kiri, bolak-balik baca materi, dan segera menentukan waktu yang pas untuk berdiskusi.

Berhubung jurnal kali ini isinya sama meskipun pengumpulannya masing-masing, namun kami punya kewajiban untuk mengerjakannya bersama dengan cara diskusi.

Setelah Zoompa bersama Kadek di hari selasa, saya langsung lempar ajakan ke Kakatuwa untuk berdiskusi. Kemudian Kak Syari--Leader kami, mengusulkan untuk berdiskusi di hari Rabu (besoknya) dan kakatuwa lainnya menyambut dengan mengajukan jam diskusi serta media diskusinya.

Akhirnya, kami sepakat untuk berdiskusi di hari Rabu pukul 13.00 WIB melalui chat WAG agar lebih fleksibel dan bisa ikut berdiskusi tanpa meninggalkan urusan di luar Hexagon City.

Diskusi berlangsung dari siang sampai sore. Tinggal menunggu dua orang Kakatuwa lagi yang belum memilih karakter yang akan ditumbuhkan, setelah itu selesai deh jurnal kami~

Karakter yang dipilih oleh Kakatuwa

Oh iya, saya mengajukan diri untuk memindahkan hasil diskusi ke template Canva. Ini dalam rangka melatih karakter Diligence yang saya pilih. Saya mengerahkan seluruh energi yang saya punya untuk menyelesaikan template ini sebelum hari Jumat agar memudahkan saya serta Kakatuwa lainnya jika ingin mengumpulkan jurnal lebih cepat.

Tadinya agak galau sih mau memilih karakter Attentiveness atau Diligence yang ingin dilatih. Namun setelah memikirkan lebih dalam, sepertinya saya lebih butuh latihan karakter Diligence dalam proses mengerjakan project passion ini.

Hal ini berkaitan dengan adanya beberapa kegiatan yang masih harus saya kerjakan di luar Hexagon City, serta betapa semua kegiatan itu membutuhkan energi dan ketekunan dalam menyelesaikannya.

Semoga karakter Diligence ini bisa mengantarkan saya dan CH BAKATUWA untuk menyelesaikan project kami sampai perkuliahan ini selesai. 

Yuuks, semangaaaaat Kakatuwa dan seluruh Hexagonia di batch 4~

Continue reading Menentukan Karakter Kinerja dan Diskusi bersama Co-Housing Team (Jurnal 4 - Kelas Bunda Produktif Batch 4)

Juli 12, 2024

Bikin Canvas Passion dan Diskusi Project Co-Housing (Jurnal 3 - Kelas Bunda Produktif Batch 4)


Hai, selamat pagi!

Hampir dua mingguan gak ada tugas bikin jurnal. Apakah selama dua minggu ini santai-santai aja? Oh, tentu tidaaak, bestie~

Aktivitas di kota Hexagon tetap berjalan, justru agenda dua mingguan terakhir ini sibuk dengan kampanye dan pemilihan walikota Hexagon City 2024-2025.

Pastinya yang bener-bener sibuk tentu aja calon walikota dan para timsesnya yang kejar-kejaran dengan deadline masa kampanye. Kebetulan, saya dengan senang hati masuk ke Tim Sukses  (Timses) Calon Walikota Nomor Urut 1, yaitu kak Khumayrah Sangaji (iLa).

Bukan tanpa alasan jadi Timsesnya kak iLa. Karena, sejak awal bergabung di Co-Housing BAKATUWA bersama kak iLa, doi udah bilang ingin mencoba playground sebagai City Leader di Hexagon City. 

Nah, sistem di Hexagon City ini, ternyata gak ada tuh kalo nyalonin diri untuk jadi City Leader, karena para City Leader ini nantinya akan ditentukan oleh Walikota Terpilih. Akhirnya, kami yang ada di CH BAKATUWA men-support kak ILa untuk bisa maju sebagai calon walikota.

Saya ambil bagian sebagai tim kreatif-nya kak ILa. Mulai dari bikin e-flyer, bikin konten video reels, video YouTube, sampai menulis artikel tentang kak ILa. Sebanyak itu dikerjain sendiri? Yaa enggaklaah, bisa tipes dong, wkwk.

Saya berkolaborasi bersama Kak Inaya dari CH Artistry Avenue, Kak Rara dari CH PREMAVIDYA, Kak Syari dan Kak Ari dari CH BAKATUWA, dan pastinya Ketua Timses kami yaitu Kak Qure dari CH BAKATUWA yang selalu semangat sejak mengumpulkan anggota Timses sampai masa kampanye berakhir.

Jujur, capek memang selama menjalani masa kampanye ini tapi jadi pengalaman berkesan selama perkuliahan di Kelas Bunda Produktif Batch 4 - Institut Ibu Profesional ini. Oh iya, masuk sebagai anggota Timses ini gak wajib, kok. Untuk Hexagonia yang mau aja, tapi yaaak... masa iya sihh ada yang mau maju dari CH sendiri kok gak mau support jadi Timses? wkwk.

Alhamdulillah, tanggal 4 Juli 2024 lalu sudah terpilih Walikota Hexagon City 2024-2025, yaitu Teh Elin Herawati dari CH Sisterbee dan dari IP Bandung. Yeay, Teteh Bandung yang selalui ceria dan murah senyum~

Walikota Hexagon City 2024-2025

Hasil perolehan suara

Canvas Passion Saya Selama di Kelas Bunda Produktif

Intermezzo tentang pemilihan Walikotanya udah, sekarang mari berlanjut ke tugas utama jurnal ini. Sebelum mengerjakan jurnal, kami mendapatkan materi tentang Zona Passion dari Kadek Elva. Tentang apa itu passion dan passion kami ini sedang ada di life-stage yang mana.

Paling cucoknya adalah setelah mengisi canvas passion ini, kami harus berdiskusi bersama member satu CH untuk memutuskan akan mengerjakan project apa. Nyaris dua sampai tiga hari CH kami berdiskusi panjang mulai dari chat di WAG sampai Zoom Meeting untuk mendiskusikan hal ini.

Belum lagi menentukan nama project-nya mau apa, tema benang merahnya apa, dan berbagai macam elemen yang dibutuhkan dalam mengisi jurnal kami minggu ini. Sebelum memulai diskusi, saya sempat nyari-nyari dulu nih project passion apa aja yang udah pernah dibuat di batch sebelumnya.

Saya menyampaikan kepada Kakatuwa (panggilan untuk member di CH kami), kalau saya lebih condong memilih bentuk project-nya adalah produk digital atau service/jasa. Karena kedua produk ini sepertinya agak effortless dibandingkan membuat produk fisik yang butuh modal dan perencanaan lebih matang sementara project ini berlangsung cukup singkat.

Saya mengajukan beberapa ide project untuk CH BAKATUWA ini, diantaranya:

1. Untuk produk digital, idenya:

2. Untuk produk service/jasa/pelatihan, idenya:

  • Mengadakan pelatihan menulis online melalui zoom atau gmeet. Materinya tentang fiksi/non-fiksi atau keduanya. Target pesertanya bisa Hexagonia atau umum.

Ini baru dari saya aja, kemudian beberapa dari Kakatuwa terlibat dalam diskusi panjang sampai muncul lagi ide-ide lainnya yang semakin beragam. Sampai-sampai kami kewalahan sendiri mau  bikin project apa saking banyaknya ide yang muncul, wkwk.

Akhirnya, setelah ngobrol panjang lebar, CH kami sepakat untuk mengambil jalan tengah dengan mengerjakan project, yaitu membangun platform menulis atau website yang bisa diisi dengan tulisan-tulisan kami.

Oh iya, CH BAKATUWA ini passion-nya kepenulisan. Walaupun sama-sama berada di bidang kepenulisan, ternnyata kami punya passion yang lebih spesifik lagi seperti menulis novel, cerpen, puisi, cerpen anak, menulis jurnal, menulis artikel, sampai menyunting project tulisan.

Sebenarnya, kalau dilihat dari persentase, lebih banyak yang passion-nya menulis fiksi di CH ini dibandingkan non-fiksi. 

Saya sangat bersyukur, semua Kakatuwa sepakat mengambil jalan tengah untuk project bersama ini dengan tujuan agar masing-masing dari kami bisa menyalurkan passion-nya dengan bahagia.

Saya sebagai yang fokusnya menulis artikel, jadi bisa bernapas lega karena project-nya akan lebih menyenangkan dan sesuai passion yang dipilih. Begitupun Kakatuwa lainnya.

Semoga project pertama ini bisa kami laksanakan dengan sebaik-baiknya bahkan bisa menambah project lainnya. Aamiin.

Canvas Passion Saya
Continue reading Bikin Canvas Passion dan Diskusi Project Co-Housing (Jurnal 3 - Kelas Bunda Produktif Batch 4)

Juni 01, 2024

Diskusi bareng Tetangga di Co-Housing dengan Passion yang Sama (Jurnal 2 - Kelas Bunda Produktif Batch 4)



Selamat pagi~

Kali ini sengaja banget pagi-pagi udah meluangkan waktu untuk bikin jurnal kedua yang berkaitan dengan diskusi bersama Co-Housing (CH) tentang pemilihan perangkat CH, penentuan nama CH, penentuan logo dan filosofinya, serta denah rumah Co-Housing 6.

Pada kelas Bunda Produktif ini saya sengaja memilih passion yang berbeda dengan apa yang sudah saya pilih di kelas Bunda Cekatan. Saat ini saya berada di CH-6 Kepenulisan. Yap, di CH ini berkumpul orang-orang yang punya passion di bidang kepenulisan.

Kami berjumlah 9 orang, semuanya berasal dari regional yang berbeda. Seneng deh, jadi nambah teman se-passion dari berbagai belahan Indonesia dan Luar Negeri. Mari, saya kenalkan dulu Mbak-mbak kece yang ada di CH-6 ini, yaitu:

  1. Mbak Khumayrah Sangaji dari regional Depok
  2. Uni Nesri Baidani dari regional Bogor
  3. Mbak Erniza Tri Kurniati dari regional Lampung
  4. Mbak Windy Rachmawati dari regional Surabaya-Madura
  5. Mbak Herien Kriestia dari regional Tangerang Kota
  6. Teh Quraeny Wardhany dari regional Surabaya-Madura
  7. Mbak Yeptirani Syari dari regional Jakarta
  8. Mbak Ari Nurul Yusiani Lelana dari regional Asia (Singapura)
  9. Agina Puspanurani dari regional Bandung
Rembukan mengenai perangkat CH berlangsung lebih cepat karena beberapa orang sudah mengajukan diri untuk ambil peran dalam Co-Housing. Pertama yang mengajukan diri sebagai Leader adalah Mbak Syari, katanya ingin memberanikan diri jadi Leader di Co-Housing karena saat kelas Bunda Cekatan melewatkan kesempatan untuk belajar 'ambil peran'.

Kemudian Mbak Herien mengajukan diri sebagai Sekretaris, dan saya sendiri mengajukan diri sebagai Bendahara. Semoga aja pengalaman saya selama satu tahun jadi Bendahara di himpunan mahasiswa zaman kuliah bisa membantu dalam menyusun keuangan yang akan masuk ke CH ini nantinya.

Sebelum 'ketok palu', Mbak Syari mengajak anggota CH lainnya jika ingin ambil peran sebagai Leader dan perangkatnya. Sembari masing-masing dari kami mengerjakan jurnal pertama, kami akhirnya menunggu satu atau dua hari untuk memberikan waktu jika ada yang ingin mengajukan diri ataupun tidak setuju dengan orang-orang yang sudah mengajukan sebagai perangkat CH.

Masa sanggah berakhir dan keputusan diambil, terpilihlah perangkat Co-Housing 6, yaitu:
  • Mbak Syari sebagai Leader CH
  • Mbak Herien sebagai Sekretaris
  • Agina sebagai Bendahara
Semoga kami bersembilan bisa konsisten sampai akhir untuk menjalani berbagai macam project di Co-Housing 6 dengan bahagia. Aamiin.

Pemilihan Nama, Logo, dan Filosofi Co-Housing 6


Logo dan filosofi dari Co-Housing kami

Usulan nama untuk Co-Housing 6 pun beriringan dengan pemilihan perangkat CH dan tugas pertama (membangun Hexa House). Jujur, cukup menguras waktu, tenaga, dan pikiran. Pertama kali masuk ke Hexagon City udah disajikan beragam tugas. Ritmenya sangat cepat.

Gak cuma saya aja yang merasakan, sebagian anggota CH-6 pun merasakan hal yang sama. Saya sempet merasa kok belum apa-apa udah cape, ya, hahaha. Kok rasanya gak se-fun saat di kelas Bunda Cekatan, ya? Kayaknya, bagian curcol ini kita skip dulu, biar nanti saya tuangkan dalam aliran rasa aja, ya. 

Usulan nama Co-Housing 6 yang passionnya bidang kepenulisan, yaitu:

  1. Litera dari kata Litera (spanish) yang berarti Letter/Surat, bermakna sekelompok penulis kata-kata, memiliki passion sama, bersemangat, dan energik.
  2. Renjana Kata artinya rasa hati yang kuat/rindu, cinta terhadap kata-kata.
  3. Joyful Page artinya halaman/lembaran yang menyenangkan, punya makna 'harapan' bahwa sebagai penulis bisa menikmati proses menulis kata demi kata sampai tak terasa sudah puluhan lembar yang kita tulis, saking kegiatan menulis ini begitu membahagiakan.
  4. Pena Langit bermakna tulisan yang kita tuangkan harus seluas langit dan sampai ke langit.
  5. Goresan Bulan 
  6. Bakatuwa akronim dari Bait Kata untuk Jiwa.
Setelah usulan-usulan nama ini ada, barulah kami melakukan voting, nama-nama yang sekiranya cocok untuk Co-Housing kami. Akhirnya terpilihlah nama Bakatuwa dengan voting terbanyak dan fun fact-nya nama ini adalah nama pedang yang ada di Afika Selatan (sumber dari Wikipedia). 

Kalau dihubungkan dengan filosofinya, tulisan itu ibarat pedang bermata dua. Meskipun kalau digali lebih mendalam lagi, pedang sebenarnya senjata yaa... kesannya intimidatif, agresif, dan ambisius.

Denah co-housing kami di Hexagon City

Nah, diskusi semakin rame saat kami harus menentukan logo dan filosofi dari Co-Housing ini. Saya memberanikan diri untuk mengajukan tiga logo yang iseng-iseng saya otak-atik di Canva.

Saya awam banget ini soal per-logo-an dan bagaimana mendeskripsikan filosofi dari sebuah logo. Maka saya membuat logo yang sekiranya terlintas di pikiran, kemudian menuliskan filosofinya berdasarkan pendapat beberapa anggota CH yang sudah terlibat diskusi sebelumnya.

Saat salah satu anggota menanyakan beberapa hal terkait logo saya, memberi masukan tentang logo dan filosofinya yang gak sinkron, hingga akhirnya beberapa dari kami terlibat dalam diskusi panjang. Itu berlangsung di atas jam 8 malam sepertinya dan kebanyakan dari kami mungkin sudah tidak memegang handphone.

Setelah proses diskusi tentang logo saya, besokannya Mbak Windy mengusulkan empat logo yang sudah ia bikin. Saat pertama kali liat, logo Mbak Windy ini rasanya memang yang paling pas untuk CH kami. Dari mulai pemilihan gambar dan filosofinya udah paling pas dengan nama Bakatuwa.

 First impression dari logo-logonya Mbak Windy adalah simpel dan clean. Saya sih jelas bakalan pilih logonya Mbak Windy daripada logo saya, wakakak. Anggota yang lain pun setuju rupanya, dan akhirnya terpilihlah salah satu logo dari Mbak Windy ini. 

Alhamdulillah, di tanggal 27 Mei kemarin, Co-Housing 6 officially punya logo cakep dan nama CH yang unik dengan filosofinya yang keren juga. *ceilaaah 

Adaptasi sebagai Warga Baru Hexagonia


Sumber: Pexels/Cottonbro Studio


Minggu pertama berada di Hexagon City rasanya gedebag-gedebug banget. Berasa diajak lari maraton, terus berhenti sejenak dan baru aja tarik napas, lhoo..lhoo... kok udah diajak lari lagi sih?

Memasuki zona adaptasi ini ternyata harus kejar-kejaran dengan deretan diskusi tentang pemilihan CH Leader dan penentuan logo CH. Disusul dengan diskusi mengenai studi kasus dari materi CoC yang harus dilakukan dari pagi sampai siang padahal materi baru diberikan paginya. Di hari lain, diskusi tentang pengajuan Cluster Leader yang harus diajukan sebelum jam 2 siang.

Gimana gak bikin ngos-ngosan kan, ya? Wkwkwk. Rasanya masih belum dapet momen menyenangkan sebagai warga baru Hexagonia ini. Tapi kalau mengeluh aja bukan solusi dong, ya? Makanya, saya masih belajar beradaptasi untuk bisa mengikuti ritme perkuliahan di Kelas Bunda Produktif.

Adaptasi dengan ritme perkuliahan yang cukup berbeda ini membuat saya harus menanamkan pemahaman bahwa Kelas Bunda Produktif adalah the next level dari kelas-kelas sebelumnya. Warga baru Hexagonia dituntut untuk bergerak cepat, memahami materi-materi dengan cepat, dan terlibat aktif dalam berbagai diskusi di Co-Housing.

Meskipun, belum ketemu sama momen 'fun' yang ada di Hexagon City, saya masih berkomitmen untuk menyelesaikan perkuliahan ini sampai akhir dan gak mau menyerah begitu saja. Mari menjalankan dan menikmati proses bertumbuh ini dengan sabar dan semangat terus.

Harapan untuk Hexagon City 


Sumber: Pexels/Isaiah R


Sebagai Hexagonia baru, tentu rasanya cukup excited untuk menantikan hal-hal menyenangkan yang akan terjadi di kota virtual ini. Meskipun sekarang ini masih pada posisi sedang berusaha beradaptasi dan menikmati ritmenya.

Namun di sisi lain, membayangkan akan membuat berbagai macam team project, kok ya, sepertinya tidak akan mudah. Hahaha. Selalu berharap, kami akan dimudahkan dalam menjalani proses ini.

Semoga Hexagon City yang kami bangun bisa menebar banyak manfaat, baik untuk diri pribadi, sesama Hexagonia, atau lebih luasnya kepada perempuan lain di luar sana. Harapannya, semoga sesama Hexagonia bisa saling memahami dan bergoyong-royong untuk membangun kota virtual ini menjadi lebih bermakna.

Rasanya akan menyenangkan jika semua Hexagonia bisa terlibat dan ikut ambil peran dalam berbagai project yang nantinya akan berlangsung di Co-Housing, Cluster, ataupun City.

Hexagon City, sebagai kota virtual tempat para perempuan belajar, bertumbuh, dan berkembang ini akan semakin berdaya saat para penghuninya mempunyai semangat yang sama.

Doakan, ya, semoga kami semua bisa sampai garis finish bersama-sama dan lulus dari Kelas Bunda Produktif Batch #4 ini dengan bahagia. Aamiin.
Continue reading Diskusi bareng Tetangga di Co-Housing dengan Passion yang Sama (Jurnal 2 - Kelas Bunda Produktif Batch 4)

Mei 25, 2024

Membangun Hexa House di Hexagon City (Jurnal 1 - Kelas Bunda Produktif Batch #4)


Selamat sore di hari Sabtu...

Akhirnya sudah memasuki jurnal pertama sebagai warga baru Hexagon City. Agak dag-dig-dug-ser sebenarnya karena tugas ini batas pengumpulannya hanya tiga hari saja. Padahal tugasnya cukup berat menurut saya, yaitu membuat desain Hexa House--rumah dengan denah berbentuk Hexagon.

Urusan desain men-desain ini sebenarnya bukan perkara mudah, ya. Mulai dari menentukan aplikasi desain sampai mau desainnya seperti apa itu butuh waktu yang luang dan banyak.

Namun, mungkin disanalah tantangannya, gimana caranya bisa belajar cepet, segera beradaptasi, mengikuti ritme yang ada, dan menghasilkan karya terbaik ditengah berbagai peran yang sedang dilakoni, entah sebagai ibu di ranah domestik ataupun ibu di ranah publik.

Agak kaget juga sebenarnya, ritme di perkuliahan Bunda Produktif ini terasa cepat. Dari mulai Welcoming Party, pembagian identitas sebagai Hexagonia, bertemu dengan teman satu passion yang disebut Co-Housing, sampai membuat desain Hexa House yang paling nyaman.

Belum selesai tugas membangun Hexa House ini, sudah menanti tugas tim yang berkaitan dengan pembuatan nama Co-Housing, Logo, dan Filosofinya. Sungguh, menguras tenaga dan pikiran sebenarnya. Tapi, mari kita selesaikan satu per satu, yuuk. Bismillah~


Desain Hexa House yang Minimalis Tapi Tetap Modern

Hexa Minimalist House versi 2D

Sejak muncul tugas membuat denah rumah, saya langsung kepikiran untuk membuatnya di game The Sims 4 yang sudah biasa saya mainkan. Saya sudah fasih memainkan game ini dan menata segala perabotannya.

Paling penting sih, semua furnitur, cat tembok, lantai, pagar, dan kebutuhan lain yang berhubungan dengan desain rumah, semuanya bisa di dapatkan di sini. Sayangnya, memang ada satu kendala yang saya rasakan, saat membangun denah rumah berbentuk hexagonal hasilnya memang tidak begitu presisi. 

Hexa Minimalist House versi 3D

Saya memutuskan untuk menyelesaikan desain 3D-nya di game The Sims 4 sampai semuanya jadi dan selanjutnya saya mulai mendesain denah rumah versi 2D-nya dengan menggunakan aplikasi website Cohom

Cohom sebenarnya menyediakan fitur desain denah rumah versi 3D-nya. Sayangnya, saya merasa gak punya banyak waktu dan tenaga untuk ngulik aplikasi desain ini. 

Jadi, saya manfaatkan Cohom untuk mendesain denah 2D-nya agar bisa fit di Hexa Land atau template untuk menaruh desain rumah yang berbentuk hexagonal.

Yuk, langsung aja ceki-ceki Hexa House yang sudah saya desain ini.


Bikin Hexa House versi 2D dan 3D



Denah rumah untuk versi 2D ini terlihat sangat simpel, ya? Lumayan lah, buat merenung sambil nulis ini itu selama berada di rumah ini. Rumah dengan konsep modern minimalis ini terdiri dari 7 ruangan, yaitu:

  1. Living room (ruang tamu)
  2. Musola (ruang beribadah)
  3. Creative room (ruang mengasah passion sekaligus perpustakaan pribadi)
  4. Dining room & Kitchen
  5. Bedroom (kamar tidur)
  6. Bathroom (kamar mandi)
  7. Terrace (halaman belakang untuk bersantai)
Saya suka banget sama denah versi 2D ini. Jadi keliatan sekat-sekat antar ruangan dan peruntukannya. Thanks to Cohom free trial~

Beranjak ke desain 3D-nya, saya menggunakan game The Sims 4. Mendesain versi 3D-nya jauh lebih lama dari desain 2D-nya. Alasannya, karena banyak galau mau pilih warna apa dan pake furnitur yang mana. Hahaha.

Lebih luar biasanya lagi, bebikinan rumah di The Sims ini bikin lupa waktu dan nguplek depan laptop sampai berjam-jam. Hasilnya, alhamdulillah, lumayan juga ya... Jadi pengen juga punya rumah kayak gini di real life.

Di bagian akhir, saya sertakan juga desain Hexa House secara keseluruhan. Tapi kalau loading gambarnya terlalu lama atau tulisannya tidak terbaca, bisa langsung liat versi pdf-nya di sini: https://bit.ly/HexaHouseAgina

Detail Setiap Ruangan di Hexa House Saya









#HexaHouse #HexagonCity #BundaProduktif4 #InstitutIbuProfesional #SinergiWujudkanAksi #IP4ID2024



Continue reading Membangun Hexa House di Hexagon City (Jurnal 1 - Kelas Bunda Produktif Batch #4)

Desember 01, 2023

#Chapter 7 : Rayakan Kemajuan di Tahapan Kupukupu (Part 4)



Selamat siang menuju sore~

Rupanya pekan ini adalah pekan terakhir sesi mentorship. Hm, agak sedih sebenarnya karena harus melanjutkan perjalanan sebagai kupu-kupu tanpa mentor lagi.

Perjalanan yang menyenangkan selama tahapan ini adalah punya mentor yang selalu mendampingi dan gak segan membimbing kalau ada kebingungan. Wah, bakalan kangen momen-momen mentorship, sih.

Oke-oke, di pekan terakhir ini, berhubung gak di rumah sendiri, jadi saya mengusahakan untuk menyelesaikan sebelum deadline. 

Lagi-lagi, karena weekend-nya ada rencana jalan-jalan bareng keluarga. Antisipasi supaya tetap bisa mengerjakan dengan maksimal~

Merayakan Kemajuan Bersama Mentor dan Mentee Terbaik

Pekan terakhir ini kami diminta untuk merayakan kemajuan dan mengapresiasi setiap kemajuan dari mentor-mentee. 

Saya sebagai mentee, menuliskan kemajuan dari mentor saya yaitu Mbak Ismi, sebaliknya, Mbak Ismi sebagai mentor pun menuliskan kemajuan saya sebagai mentee.

Nah, berikut ini kemajuan-kemajuan yang kami rayakan bersama~

Merayakan Kemajuan Bersama Mentor

Selain sebagai mentee, saya pun ambil peran sebagai mentor. Kebetulan saya dapet dua mentee yang dua-duanya mau ningkatin skill di bidang menulis namun dengan media dan jenis tulisan yang berbeda.

Mentee pertama ada Mbak Riza, selama mentorship ini beliau belajar tentang optimasi blog dan menulis artikel SEO. Berikut ini daftar kemajuan Mbak Riza selama sesi mentorship~

Merayakan Kemajuan bersama Mentee 1

Mentee kedua ada Teh Mutaminah, selama mentorship ini beliau belajar tentang menulis review buku dan membuat akun IG khusus mereview buku yang dikenal dengan sebukan bookstagram. Nah, inilah daftar kemajuan Teh Mut~

Merayakan Kemajuan bersama Mentee 2

Setiap Pertemuan Selalu Beriringan dengan Perpisahan

Pertemuan memang akan selalu berpasangan dengan perpisahan. Pada tahapan mentorship ini pun demikian. Hiks, sedih iya bahagia juga iya.

Sedih karena harus berpisah dengan mentor yang sudah menemani sekian pekan. Bahagia karena akhirnya bisa melalui tahapan mentorship yang ternyata terasa cepat.

Sebagai salam perpisahan, saya pun menuliskan surat cinta untuk Mbak Ismi sebagai mentor saya dan berharap semoga kami segera bertemu kembali di kelas berikutnya. Aamiin.

Surat Cinta untuk Mbak Ismi

Saya pun menuliskan surat cinta perpisahan untuk kedua mentee saya, yaitu Mbak Riza dan Teh Mut. Senang rasanya bisa menjadi bagian kecil dari proses mereka menuju kupu-kupu cantik. Selamat terbang tinggi, Mbak Riza dan Teh Mut~

Surat cinta untuk Mbak Riza

Surat cinta untuk Teh Mutaminah

Berubah Wujud Jadi Kupu-kupu Cantik

Bagian akhir dari tahapan ini adalah mewarnai sayap kupu-kupu. Saya sengaja memilih warna-warna pastel yang lembut dan calming sebagai aksen warna kupu-kupu saya. 

Saya memilih warna pink, salem, dan navy sebagai representasi sayap kupu-kupu saya. Kenapa warna pink? Soalnya saya suka banget warna pink pastel ini, lembut dan cantik.

Yaaa, walaupun hasil akhir mewarnai sayap kupu-kupu ini gak seindah dibayangan saya, yaaa... karena banyak garis yang gak rapi. Tapi gak apa-apalah yaaa, segini juga udah lumayan, wkwk.

Sayap Kupu-kupu Saya
Continue reading #Chapter 7 : Rayakan Kemajuan di Tahapan Kupukupu (Part 4)

November 22, 2023

#Chapter 6 : Jangan Lihat ke Belakang, Fokus pada Kemajuanmu (Part 4)


Halo-halo~

Pekan ini lebih lega rasanya, bisa mengerjakan NHW lebih cepat dan bersyukur sekali gak bertabrakan dengan agenda keluarga yang sudah tersusun sejak sebulan lalu.

Yap, kebetulan massuami ngajakin untuk mudik ke rumah orang tuanya di Bontang, Kalimantan Timur. Insyaallah, hari Sabtu ini otw mudik dari Bandung ke Bontang. 

Jadi, Magika dan para peri, saya izin ngumpulin duluan yaa, biar gak keteteran dan kelupaan gegara persiapan mau mudik ke luar pulau😁 

Pekan ini menuliskan keberhasilan yang sudah dicapai tiap minggunya. Tidak diwajibkan untuk vidcall dengan mentor. Cukup mengirimkan rekapituliasi keberhasilan yang sudah dicapai tiap pekannya kepada mentor. Tidak ada sesi mentoring. *jujur, ini sangat melegakan, huhuhu

Yuk, langsung aja simak cerita pekan ini~

Udah 6 Pekan, Berhasil Apa Aja Nih?

Perjalanan mentorship ini memang tidak mudah namun selalu menyenangkan. Saya yang kebetulan juga punya mentor yang gercep, akhirnya bisa melalui setiap pekannya dengan lancar---yaap, tentu saja ada bagian yang terseok-seoknya juga sihhh, wkwk

Cerita Pekan 6

Kira-kira selama enam pekan udah dapet apa aja, nih? Yuk, langsung cek rekapitulasinya~

Rekapitulasi Photo Diary dari NHW Saya


Rekapitulasi Keberhasilan Saya Tiap Pekannya

Cerita Tentang Kemajuan Para Mentee

Gak lengkap rasanya kalo gak cerita tentang kemajuan yang juga dirasakan oleh para mentee saya. Walaupun sambil terseok-seok bahkan jungkir-balik, kedua mentee saya juga keren banget~

Cerita Kemajuan Kedua Mentee
Continue reading #Chapter 6 : Jangan Lihat ke Belakang, Fokus pada Kemajuanmu (Part 4)