Agustus 11, 2023

#Chapter 6: Bikin Racikan Potluck yang Spesial buat Teman Ulat (Part 2)


Bagaimana kabar pekan ini? Gempor, sis~

Setidaknya itu sih yang saya rasain dari pekan lalu. Ternyata perkuliahan Bunda Cekatan ini memang cukup cepat ritmenya. Segini tuh saya udah ngerasa maksimal dan tentunya terus berusaha untuk mengumpulkan jauh sebelum deadline-nya NHW.

Alhamdulillah, sejauh perjalanan ini, masih bisa terkondisikan. Masih amanlah untuk mengerjakan NHW tiap pekannya meskipun udah dua pekan terakhir ini cukup menyita lebih banyak waktu buat mengolah data-data ataupun mempersiapkan NHW-nya.

Bukan ngeluh, sih, aliran rasa aja, ya, hahaha. Kenyataannya saya seneng banget ada di Camping Ground dan ketemu sama ulat lainnya dari seluruh penjuru Indonesia. 

Masih dalam nuansa Camping Ground, tugas pekan ini pun ada hubungannya sama ulat-ulat yang diajak kenalan pekan lalu.

Apakah itu? Mari kita lanjutkan ceritanya....

Bikinin Potluck dengan Sepenuh Hati buat Teman-teman Ulat 

Potluck ini istilah yang dipakai dalam perkuliahan Bunda Cekatan. Secara harfiah, potluck ini artinya makanan yang kita bawa saat ada pertemuan untuk dimakan bersama-sama. Nah, dalam konteks ini, kami diminta untuk meracik potluck dan kirimkan untuk teman yang pekan lalu diajak berkenalan.

Awalnya saya semangat banget, nih, bahkan udah nge-list beberapa teman untuk saya kirimin potluck. Sayangnya, saat udah ngerjain dua potluck, kok ya, mulai gempor bestie, wkwk.

Tadinya mau ngirim hadiah ke lima orang, berakhir dengan ngirim ke tiga orang aja---sesuai instruksi Magika. Sayanya juga ribet, sih, pengen ngeracik dan ngemas potluck-nya secantik mungkin biar yang nerimanya semakin bahagia.

Alurnya tuh, saya mulai dengan nentuin siapa aja yang mau saya kirimin potluck. Kemudian, cek history chat selama kenalan pekan lalu, kalau masih belum ketemu mau ngeracik apaan, saya ubek-ubek tuh peta belajar tiga orang ini dan nyari satu materi yang ada di peta belajarnya.

Apakah sudah cukup? Oooo tentu tidak, bestie~

Setelah dapet bahan-bahannya, saatnya meracik dan mengemas materi tersebut biar lebih cantik. Saya soalnya tipe orang yang se-effort itu, kalau bisa diusahakan untuk memberikan yang terbaik, tentu akan saya lakukan, haha.

Alhamdulillah, sebelum hari Jumat bisa selesai juga nih bikin dan kirim Potluck yang diramu sepenuh hati ini. Berikut ini link potluck yang saya bikin untuk tiga teman ulat, yaitu:

  1. Potluck berjudul "Tren Short Video yang Naikin Engagement Rate, Mulai Dulu Gak Sih?" yang saya ramu untuk Mbak Hestu Sugar dari Keluarga Fotografi & Videografi. Linknya: bit.ly/PotluckMbakHestu
  2. Potluck berjudul "Hasil Jepretan Auto Cuan, Coba Aja Jual di Shutterstock!" yang saya ramu untuk Teh Nunu dari Keluarga Fotografi & Videografi. Linknya: bit.ly/PotluckTehNunu
  3. Potluck berjudul "Yuk, Bikin Presentasimu Lebih Memukau buat Audiens" yang saya ramu untuk Teh Windy dari Public Speaking. Linknya: bit.ly/PotluckTehWindy
Potluck buat Tiga Ulat Gemoy

Menikmati Potluck Kiriman Teman Ulat

Gak lama setelah mengirimkan potluck untuk teman-teman ulat, ternyata ada yang ngetuk lewat WA dan ngirimin potluck buat saya. Waahh, senangnya~ 

Sebenernya saya gak berekspektasi bakalan ada yang ngirimin potluck, lho. Hahaha. Bersyukurnya, ada yang mampir dan bawa hadiah buat saya. 

Potluck dari Teman-teman Ulat


Pekan Ini Tetap Harus Makan, Ya

Seperti pekan-pekan sebelumnya, saya tetap makan makanan utamanya. Pekan ini mulai beralih ke pembahasan tentang content strategy.

Sebagai permulaan, saya melahap dulu artikel dari Glints yang berjudul Hindari Kegagalan Content Marketing, Awali dengan Susun Content Strategy yang Tepat.

Ini Makananku Pekan Ini

Serba-serbi Meracik Potluck

Potluck yang dikirimkan untuk para ulat ini memang teramat spesial. Terbuat dari effort, rasa cinta, dan kasih sayang untuk memberikan sajian terbaik. 

Alhamdulillah, bahagia sekali bisa melalui pekan ini dan selesai mengerjakan NHW. Yeaay, sampai jumpa pekan depan dengan tantangan lainnya~

Curcol Tentang Pekan Ini


Continue reading #Chapter 6: Bikin Racikan Potluck yang Spesial buat Teman Ulat (Part 2)

Agustus 06, 2023

#Chapter 5: Nge-Camp Bareng Teman Baru Sekaligus Hajatan Besar Bareng Keluarga (Part 2)



Pekan kelima dari penjelajahan di Hutan Ek, akhirnya kami para ulat bisa beristirahat sejenak, nih. Kami beristirahat sambil mendirikan tenda di area Camping Ground. Kegiatan di pekan ini masih disibukan dengan mantengi go live daaaann kenalan sama ulat-ulat lainnya di Hutan Ek.

Iya, tantangan di pekan ini adalah berkenalan dengan minimal 5 orang yang ada di Hutan Ek, diusahakan bukan yang satu keluarga atau satu regional. Setelah kenalan kami saling berbagai daun favorit (sesi go live favorit) dan biasanya berakhir dengan ngobrol ini-itu.

Selain ada sesi kenalan, ternyata keluarga saya pun berencana untuk mengadakan Hajatan Besar dengan mengundang narasumber tamu yang ilmunya bisa kami lahap. Sebenarnya diskusi tentang hajatan besar ini sudah terjadi sejak pekan lalu sih tapi kami masih koordinasi dengan narasumbernya sampai akhirnya sang narasumber menyepakati waktu acaranya.

Tantangan yang melibatkan orang lain ini memang cukup challenging buat saya yang pengennya cepet selesai ngerjain NHW, wkwk. Padahal saya udah mulai colek sana-sini sejak Magika selesai menyampaikan materi di hari Selasa lalu, tapi yaa gitu yaa, saya harus bisa maklum bahwa setiap orang punya prioritas dan kesibukan masing-masing. 

Jadi, tetap santai dan tenang aja, toh, makanan saya pekan ini juga akan saya ambil dari acara Hajatan Besar yang baru dilaksakan Sabtu sore. Yuuuk, mari kita lanjut cerita~

Hajatan Besar di Keluarga Kami


Camping Ground yang Penuh Cerita dan Sukacita 

Tantangan di pekan ini cukup banyak yang harus dikerjakan meskipun judulnya 'hanya berkenalan dengan orang baru'. Saya sengaja tancap gas dengan nge-message beberapa orang yang ada di FBG Hutan Kupu dan nge-WA beberapa teman seregu yang masih belum saya kenal banget. Yaa, kenalnya hanya sebatas nama aja kan, yaa, walaupun seregu.

Di hari selasa itu alhamdulillah udah dapet nih sekitar 5 orang yang kebanyakannya dari seregu. Alhamdulilahnya, ternyata ada beberapa ulat yang nyolek-nyolek saya lewat facebook messsanger. Huhuhu, senang rasanya jadi banyak kenalan sama ulat-ulat dari berbagai regional. Bahkan sampai lagi ngetik ini pun masih ada beberapa yang nyapa saya duluan lewat facebook messsanger. Makasih banyak Mbak-mbak keren, seneng banget ada di camping ground ini.

Well, karena saya pengen segera menuntaskan NHW, jadi gak semuanya dimasukin ke tugas ini. Alhamdulillah, yang berhasil terdokumentasikan sama 15 ulat nih. Masih ada lima sampai delapan ulat lagi yang sebenarnya saling bertukar cerita, sayangnya gak sempat saya masukin ke NHW kali ini. Maafkan banget yaa, Mbaak-mbaak dan Teteh-tetehku, karena gempor sekali kalau dimasukin semuanya, hahaha.

Tapi yang jelas, saya seneng banget berkenalan sama semua ulat yang ada di Hutan ini. Semuanya baik dan ramah. Tentunya, ibuk-ibuk hebat~

Camp 1

Camp 2

Camp 3

Camp 4

Camp 5

Daun Favorit Para Ulat di Camping Ground

Selain kenalan dengan para ulat ini, kami juga saling bertukar cerita. Beberapanya bahkan ada yang klik banget nih sama saya dan berujung curhat, ada juga yang berujung ngobrol tentang perkuliahan, anak-anak, dan segalanya. Ah, pokoknya seseru itu ternyata. 

Jadi setelah kenalan itu ngapain aja, sih? Jawabannya, kami saling menanyakan tentang daun favorit atau go live yang jadi favorit para ulat ini. Nah, Magika meminta kami menyajikan daun favorit para ulat ini dalam bentuk tabel dan diagram batang. 

Berikut ini hasil daun favorit para ulat yang saya temui di Camping Ground~

Tabel Daun Favorit Para Ulat

Diagram Batang Daun Favorit Para Ulat

Sekarang, Giliran Bahas Daun Favorit Saya

Tentunya, saya juga punya daun favorit dong. Seperti yang sudah saya tulis di pekan lalu, sebenarnya ada dua go live yang paling saya suka, yaitu go live-nya Mbak Tyzha tentang Introduction to Gouache dan go live-nya Uni Nesri tentang Copywriting: Building The Extraordinary.

Sayangnya, Magika mewajibkan para ulat untuk memilih satu saja daun yang paling favorit dari keluarga mana. Sebenarnya agak berat untuk memutuskan mana yang paling saya suka. Tapi, kalau melihat lagi ke peta belajar, tentunya go live dari Uni Nesri ini yang paling saya butuhkan juga.

Begitulah, akhirnya saya memutuskan untuk memilih go live Uni Nesri yang berasal dari keluarga saya sendiri.

Daun Favoritku - Agina

Bikin Hajatan Besar di Keluarga: "Ini Makananku" Pekan Ini


Seperti yang udah saya bilang di awal tulisan ini, keluarga kami sudah melaksanakan go live sebanyak 6 kali. Artinya, kami bisa mengundang narasumber tamu sebagai hajatan besar di keluarga Pemasaran Digital & Media Sosial.

Cerita singkat tentang pertemuan kami bersama Mbak Sheila Putri yang merupakan Founder dari @sheila_socialmedia. Sebenarnya salah satu dari anggota keluarga kami ada yang kenal dengan Mbak Sheila dan menginfokan tentang profesi Mbak Sheila sebagai praktisi digital marketing yang tersertifikasi serta sudah menangani banyak klien untuk optimasi media sosial.

Jalannya semakin dimudahkan karena Mbak Sheila ini tergabung dalam regional Semarang yang mana Mbak Rovan sebagai Ibu KK kami pun ada di regional yang sama. Alhamdulillah banget, mbak Rovan langsung satset menghubungi Mbak Sheila dan mengatur waktu kapan kami bisa belajar bareng beliau.

Ini Makananku Pekan Ini

Satu jam bersama Mbak Sheila betul-betul gak berasa. Rasanya masih kurang, sih. Yap, saking banyaknya pembahasan tentang konten, copywriting, dan media sosial yang bisa kami bahas tanpa ujung. Sesi tanya jawab dan sharing ini jadi momen yang langka banget, sih.

Walaupun saat hajatan berlangsung, ada tiga orang anggota keluarga yang berhalangan hadir... namun hampir sebagian besarnya bisa mengikuti dari awal sampai akhir acara. Initinya, saya seneng banget bisa belajar banyak di Keluarga Pemasaran Digital & Media Sosial. Sampai ketemu di cerita pekan berikutnya~


Gak lupa foto bareng sama Mbak Sheila dong
Continue reading #Chapter 5: Nge-Camp Bareng Teman Baru Sekaligus Hajatan Besar Bareng Keluarga (Part 2)

Juli 28, 2023

#Chapter 4: Belajar Nge-Live di Facebook Group, Kapan Lagi Coba? (Part 2)



Eh, gak salah nih? Live? Live streaming? 

Betul, kawan. Ternyata di pekan keempat dari tahap Ulat-ulat ini, kami bagi-bagi tugas untuk go live di Facebook Group Hutan Kupu Cekatan. Ini sih bener-bener di luar zona nyaman, sih. Saya yang belum pernah nyoba fitur facebook ini juga turut ambil bagian.

Pekan ini, ada empat anggota keluarga kami yang go live. Ada Mbak Ismi yang bahas tentang Facebook Mode Profesional, ada mbak Nesri yang bahas Copywriting, ada mbak Chika alias Makcik yang bahas Optimasi Instagram, dan ada saya yang bahas Content Marketing.

Agak kocak memang, ditengah anggota keluarga yang pada keren dan ahli, saya memberanikan diri untuk mengiyakan nge-live padahal materi yang lagi dipelajari juga masih segitu-gitu aja. Duh, betapa dagdigdug banget deh pas akhirnya tiba waktu nge-live.

Saya sih masih merasa banyak banget kekurangannya dan sebenernya kalo gak tegang, bisa lebih luwes lagi dan gak menunjukkan gesture tegangnya. Hahaha. Tapi alhamdulillah juga, dengan belajar nge-live ini saya jadinya punya PR untuk belajar lagi tampil di depan audience.

Meski masih banyak kekurangan di sana-sini, saya gak menyesal untuk ambil kesempatan dan mencoba hal baru. Yaaa, kapan lagi kan merasakan sensasi gemeteran sebelum live streaming?

Event Go Live yang bikin saya gemeter banget~

Banyak Makanan di Hutan, Tapi Ini Makanan Besarku

Judul ini beneran lho, karena setiap keluarga yang ada di kelas Bunda Cekatan diharuskan go live minimal satu orang, jadi ada banyak banget tema-tema belajar yang bikin ngiler. Saya termasuk ulat yang dateng ke beberapa live dari keluarga lainnya. Hahaha.

Beberapa go live yang saya ikutin selama pekan ini, diantaranya:

  • Yuk, Mengenal Evaluasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka pada Anak Homeschooling yang disampaikan oleh Teh Evi dari Keluarga Pendidikan dan Stimulasi Anak 1
  • Komunikasyik (Komunikasi Asik dari Basic) yang disampaikan oleh Teh Elin dari Keluarga Manajemen Komunikasi
  • 30 Menit Kulik Strategi Ngonten Video Kekinian yang disampaikan oleh Mbak Hestu dari Keluarga Fotografi dan Videografi 
  • Introduction to Gouache yang disampaikan oleh Mbak Tyzha Inan dari Keluarga Ilustrasi dan Desain 
  • Live Sharing: Public Speaking itu Bakat Bukan, Sih? yang disampaikan oleh Teh Windy dari Keluarga Public Speaking
  • Jurnal Keuangan Keluarga yang disampaikan oleh Teh Quraeni dari Keluarga Journaling
  • Teori Warna: Kenalan dengan Color Wheel yang disampaikan oleh Mbak Muti Farhatin dari Keluarga Ilustrasi dan Desain
  • Copywriting: Building The Extraordinary yang disampaikan oleh Teh Nesri dari Keluarga Pemasaran Digital & Media Sosial
  • Mendandani Profil Instagram untuk Meningkatkan Personal Branding yang disampaikan oleh Mbak Chika dari Keluarga Pemasaran Digital & Media Sosial
  • Memaksimalkan Facebook Mode Profesional, Auto Cuan cuma dari Konten yang disampaikan oleh Mbak Ismi dari Keluarga Pemasaran Digital & Media Sosial

Berarti total udah 10 go live yang saya pantengin di Hutan ini. Apakah tidak bosan? Tidaaaaaaak! Malahan seru banget tahu, jadi nambah ilmu dan informasi tentang tema-tema yang menarik minat saya. 

Sejauh ini, saya paling tertarik sama go live-nya Mbak Tyzha dan Teh Nesri. Seru banget rasanya. Kalo yang mbak Tyzha ini membangkitkan hasrat melukis saya yang udah lama banget gak tersentuh, sedangkan kalo go live-nya Teh Nesri kenapa seru karena penyampaian beliau ini asyik jadinya materi tentang copywriting-nya pun tersampaikan dengan baik.

Tapi, bersumber pada petunjuknya Magika, para ulat hanya memilih makanan besar yang satu tema dengan peta belajarnya. Atau kalau gak ada sama sekali, bisa memilih makanan besar yang disukai. Jadilah, saya memilih tiga makanan besar dari keluarga saya sendiri.

Isi keranjang dari Go live Keluarga

Ini Makananku Pekan Ini

Pekan ini saya melanjutkan online course dari Google. Lesson 3 ini membahas tentang format content marketing. Saya kombinasi juga sih dengan melahap sumber lainnya terkait format konten untuk instagram. Berikut ini ulasannya, ya~

Ini Makananku
Continue reading #Chapter 4: Belajar Nge-Live di Facebook Group, Kapan Lagi Coba? (Part 2)

Juli 22, 2023

#Chapter 3: Ulat-ulat yang Berkumpul Bersama Keluarganya (Part 2)



Pekan ketiga dari tahap Ulat-ulat ini ternyata semakin seru. Magika mengumpulkan kami para ulat dengan keluarga yang satu tema peta belajarnya. Btw, istilah keluarga ini maksudnya kelompok belajar, ya. Nah, karena tema peta belajar saya tentang Content Marketing, maka saya masuk ke keluarga Pemasaran Digital & Media Sosial. 

Di keluarga inilah saya bertemu Mbak-mbak dan Teteh-teteh keren. Keluarga kami dikepalai oleh Mbak Rovan dari IP Semarang dengan jumlah anggota 13 orang. Alhamdulillah, gak terlalu banyak dan gak terlalu sedikit. Betul-betul pas, menurut saya.

Pertemuan keluarga dari mulai Kamis sampai Sabtu ini sangat menyenangkan. Kami semua saling berbagi pengalaman dan ilmu terkait media sosial. Terlebih lagi di keluarga kami ada Mbak Chika a.k.a MakCik dari IP Batam yang akun IG pribadi sudah mencapai 16,6K serta akun-akun bisnis lainnya yang udah mencapai 5K lebih dan ada Teh Arina dari IP Bogor yang akun IG pribadinya mencapai 14,8K serta akun-akun bisnisnya yang udah lebih dari 5K juga.

akun IG pribadi MakCik



Akun IG pribadi Teh Arina

Berasa dapet doorprice banget ketemu Mbak dan Teteh yang udah lebih expert dalam mengelola media sosial terutama instagram. Betul-betul sejalan dengan apa yang ingin saya pelajari saat ini. 

Jadinya, saya termasuk anggota keluarga yang aktif dan banyak nanya sama beliau-beliau ini. Saya pengen menyerap banyak ilmu dari keduanya. Kan, kapan lagi punya kesempatan berguru dari MakCik dan Teh Arina? Kalau bukan karena perkuliahan Bunda Cekatan entah gimana caranya.

Cerita Seru Ketemu Keluarga Baru

Nah, ini momen menyenangkan dari pekan ketiga ini. Kumpul bareng keluarga baru, saya tergabung di keluarga Pemasaran Digital & Media Sosial. Walaupun peta belajar kami gak sama persis, tapi ada irisan-irisan ilmu yang bisa saling dibagikan di grup kece ini. Keilmuan itu diantaranya media sosial dan copywriting.

Alhamdulillah, Mbak Rovan sebagai kepala keluarga terbilang satset dalam memandu agenda para anggota keluarga. Yaa, meskipun gak seluruhnya bisa hadir di waktu yang sama, at least ada ulat-ulat yang bisa bergabung sesuai waktu yang disepakati. 

Saya sebagai si paling satset juga rasanya jadi terbantu dengan keluarga ini. Apalagi punya Bu KK yang rajin dan tepat waktu kayak Mbak Rovan. Setelah perkenalan di hari Kamis, kami melanjutkan aktivitas bersama di hari Jumat dan sharing banyak banget ilmu sampe saya juga keasyikan mantengin WAG ini.

Kami banyak membahas tentang pengalamannya MakCik dalam mengelola akun IG-nya dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait konten yang dibikinnya selama ini. Kemudian saat Teh Arina ikut bergabung, gak ketinggalan juga kami 'keroyok' dengan banyak pertanyaan soal instagram dan konten yang beliau buat.

Gak lupa juga Mbak Ismi yang berbagi pengalaman menggunakan TikTok sebagai media bisnisnya. Kami pun saling berbagi makanan yang sudah didapatkan selama dua pekan sebelumnya, jadinya bisa saling icip dan berdiskusi bersama. Super seru.

Sekelumit cerita pertemuan keluarga

Keluarga Pemasaran Digital & Media Sosial

'Ini Makananku' Pekan Ini

Selain pertemuan keluarga yang menyenangkan, saya tetap melahap makanan utama tentang content marketing. Kali ini saya mengambil online course tentang Get Started with Content Marketing dari Google Digital Garage

Untuk bagian pengenalan content marketing sudah saya dapatkan di pekan-pekan sebelumnya. Jadi, pekan ini saya mempelajari lesson tentang Get to know your online costumers. 

Dengan mengetahui siapa audience kita, maka content marketing yang kita buat akan lebih spesifik, efisien, dan hemat budget. Manfaat lainnya tentu kita akan terhubung ke pelanggan potensial.

Ini Makananku pekan ketiga
Continue reading #Chapter 3: Ulat-ulat yang Berkumpul Bersama Keluarganya (Part 2)

Juli 15, 2023

#Chapter 2: Ulat yang Bersabar Mencari Makanan di Dalam Pohon Ek (Part 2)


Si Ulat yang satu ini sebenarnya penuh semangat menggebu untuk mengikuti penjelajahan di Hutan Kupu. Sayangnya, kondisi fisiknya sedang agak terganggu gegara harus menjalani operasi impaksi gigi. Iya, akhirnya, empat gigi bungsu yang posisinya abnormal bisa diambil juga. Alhamdulillah.

Sempat terpikirkan untuk ambil dispensasi dalam mengerjakan NHW, karena ternyata pasca operasi gigi, saya cukup kesulitan untuk makan dan berbicara. Benar-benar gak nyaman rasanya melakukan apa pun yang ada kaitannya dengan gerakan mulut atau area wajah.

Entah kebetulan atau gimana, tugas NHW pekan kedua ini adalah membuat podcast. Duaarrr! Gimana bikinnya? Hahaha. Saya yang biasanya gercep mengerjakan NHW akhirnya harus mengalah dengan keadaan, semoga di weekend ini kondisi sudah semakin membaik dan bisa merekam suara. 

Sumber Makanan Pekan Ini

Sambil menunggu kondisi agak membaik, saya coba menyicil NHW-nya. Saya mulai dengan mencari sumber makanan dalam bentuk Podcast. Kebetulan, saat cek album Ini Potluck-ku di FBG, makanan yang saya butuhkan belum tersedia. Alhasil, saya mencarinya ke luar Hutan.

Di luar Hutan, saya menemukan materi podcast yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan saya. Marketeers Podcast nama channelnya. Ini bisa diakses melalui Spotify. Tautannya saya sematkan dijudul podcast-nya, ya, jadi kalau penasaran tinggal klik aja di sini: 3 Langkah Konten Marketing

Makanan saya di pekan kedua

Potluck yang Aku Dapatkan dari Hutan Kupu

Ulat-ulat di Hutan Kupu ini memang super rajin dan bersemangat. Seru banget menyicipi podcast-podcast apik yang disajikan. Saya berusaha untuk mencicipi camilan yang setidaknya dekat dengan tema peta belajar saya. Sayangnya, masih belum menemukan yang setema, hehe.

Alhasil, saya kembali mencari tema tentang manajemen waktu seperti pekan lalu. Kali ini saya mendapatkan potluck dari Teh Aida Fitriana dari IP Banten yang membahas tentang tips manajemen waktu bagi para IRT.

Sedangkan, untuk potluck kedua saya tertarik dengan tema Selfcare yang disampaikan oleh Mbak Adella Octoro dari IP Yogyakarta. Dalam pembahasannya Mbak Adella memberikan tips agar tidur lebih berkualitas dengan teknik mindfulness.

Potluck dari Hutan Kupu

Ini Potluck-ku

Inilah bagian terakhir dari NHW pekan kedua yang pengerjaannya saya urutkan terakhir. Rupanya yang paling akhir ini justru yang paling susah, ya. Jujur, potluck saya dalam bentuk podcast ini rasanya masih banyak yang kurangnya meskipun sudah semaksimal dan sepenuh hati pengerjaannya.

Kondisi saya ternyata belum sepenuhnya fit, asli deh, pas take suara rasanya pengen nangis. Nangis gegara gak nyaman di area rahang dan nangis karena suara saya jadi aneh. Ah, pokoknya, NHW pekan ini bakalan jadi kenang-kenangan tak terlupakan.

Semoga suara yang ada di dalam podcast ini masih bisa diterima oleh indera pendengar teman-teman. Hahaha. Maaf banget jika suaranya terdengar aneh atau banyak noise yang sampai di telinga. Semoga bermanfaat, ya~

Potluck saya bisa didengarkan di sini : WritingUp Podcast - Yuk, Bikin Tulisanmu Lebih Renyah

Ini Potluck-ku dalam bentuk podcast

P.S for myself:
Good job, girl. Proud of yourself. You did it! 
Continue reading #Chapter 2: Ulat yang Bersabar Mencari Makanan di Dalam Pohon Ek (Part 2)

Juli 08, 2023

#Chapter 1: Makanan Ulat yang Kelaparan (Part 2)


Pekan pertama di tahap ulat-ulat ini benar-benar menguras pikiran dan tenaga. Saya sebagai si ambis yang pengennya segera menyelesaikan tugas terpaksa harus memprioritaskan hal lain terlebih dahulu.

Bolak-balik ke Rumah Sakit memakan banyak waktu dan tenaga yang akhirnya harus ngerjain tugas ini di weekend. Baiklah, semoga lelah ini menjadi kebaikan dan berkah, ya. Yuk, langsung aja simak isi NHW pertama saya di pekan ini.

Sumber Makanan Pekan Ini

Pencarian sumber makanan juga cukup membuat bimbang karena begitu banyak. Namun akhirnya, ketemu juga sama jurnal ilmiah A Scoping Review of the Effect of Content Marketing on Online Consumer Behavior yang ditulis oleh Charmaine du Plessis dipubilkasikan melalui Sage Journals.

Ini makanan saya di pekan 1

Untuk selanjutnya, makanan yang saya perlukan adalah keilmuan praktik tentang Content Marketing. Ini bisa saya temukan melalui online courses yang disajikan Google Digital Garage. Sebenarnya, content marketing ini adalah sub tema dari course Fundamentals of Digital Marketing. Saya pengen fokus ke content marketing-nya, karena itu yang lagi pengen diulik lebih dalam.


Sumber ilmu yang dibutuhkan selanjutnya

Isi Potluck-ku dan Camilan yang Bergizi

Entah kenapa saat nonton materi pertama ini, yang rasanya pengen dikerjakan itu adalah lembar Ini Potluck-ku. Hmm, mungkin karena merasanya mudah kali, ya? Mudah dalam artian sudah pernah dipelajari dan dipraktikkan, bahkan dilakukan sehari-hari.

Btw, kosakata potluck ini bikin saya penasaran kemudian berakhir dengan penemuan berikut ini: 

Potluck adalah acara di mana setiap orang berkontribusi membawa makanan dan minuman untuk dinikmati bersama-sama. (kumparan.com)

Dalam konteks perkuliahan Bunda Cekatan ini, di Tahapan Ulat-ulat, setiap mahasiswa menyajikan materi atau ilmu yang sudah dikuasai dan dilakukan setiap hari untuk dibagikan kepada mahasiswa lainnya. Analoginya memang kayak tradisi Potluck Party dari Amerika Serikat, sih. Unik.

Nah, balik lagi dengan pembahasan Potluck saya, untuk kali ini saya akan menyajikan Potluck dengan tema Menulis. Kebetulan karena keseharian saya adalah freelance writer, editor, periset keyword, dan kalo gak mager, nulis juga di idntimes atau platform menulis lainnya. 

Langsung simak di sini, ya~

Ini Potluck-ku

Selain itu, saya pun mencicipi hidangan dari para penjelajah lainnya. Bener sih, makanan-nya banyak yang enak. Tapi saya berusaha untuk menyortirnya pelan-pelan dan mencari makanan dengan tema yang sama atau paling tidak ada irisannya.

Sayangnya, saya cuma menemukan makanan dari Teh Gina tentang Copywriting yang temanya sama dengan yang ada di peta belajar saya. Sedangkan dua makanan lainnya saya memilih tema Manajemen waktu dari Mbak Ice, dan tema Healty life dari Teh Angngi.

Ini Potluck yang saya dapatkan dari Hutan Kupu

Nah, lebih lengkapnya bisa baca tulisan dari Teteh dan Mbak yang Potluck-nya saya cicipi di bawah ini, ya. Makasih banget buat Teh Gina, Teh Anggi, dan Mbak Ice yang sudah berbagi makanan enak nan lezat ini.

Lezat dan bergizi~
Continue reading #Chapter 1: Makanan Ulat yang Kelaparan (Part 2)

Aliran Rasa Tahap Telur (Part 1) - Bunda Cekatan #4 Institut Ibu Profesional


Alhamdulillah, ada kelegaan tersendiri saat berhasil lulus dari tahap telur-telur. Tahapan telur-telur ini cukup membuat banyak tanya yang timbul dari setiap materi yang diberikan Magika sampai akhirnya berhasil mengerjakan setiap NHW-nya setahap demi setahap.

Biasalah, jiwa kepo emak-emak kadang tidak terbendung, kan. Maunya cepet-cepet aja. Pahadal saat dapet makanan, kita butuh makan secara perlahan, dan proses mencernanya juga butuh waktu. Jadilah di tahap telur ini benar-benar saya resapi prosesnya dan gak pengen ditunda-tunda saat mengerjakannya.

Diantara chapter 1-5 ini, saya paling suka saat ngerjain peta belajar. Saya dapet pelajaran baru tentang bagaimana menyusun kurikulum belajar yang gue banget. Meskipun sih, tetep, pada awalnya memang agak membingungkan saat mencari turunan ilmunya.

Tapi balik lagi ke diri kita, apa yang memang benar-benar kita butuhkan dan ingin kita pelajari atau tingkatkan.. Maka itulah yang kita pilih sebagai turunan ilmu untuk dimasukkan dalam peta belajar. Wah, saya selalu berharap agar bisa mengikuti perkuliahan ini dengan maksimal.

Gak sabar untuk menanti tahap berikutnya yang pasti lebih menantang. Semoga bisa lebih mantap menjalani tahapan berikutnya. Ulat yang baru netas siap makan makanan bergizi. Yeaaay! 

Badge Tahap Telur yang berhasil didapatkan. Hore~ 

Continue reading Aliran Rasa Tahap Telur (Part 1) - Bunda Cekatan #4 Institut Ibu Profesional